Pesan Natal

Pesan Natal

Badan Pengurus Pusat

Gereja Kemah Injil Indonesia

 

Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus,

 

Tema Natal Gereja Kemah Injil Indonesia Tahun 2016 adalah “Jadilah Terang dan Garam Dunia” (Matius 5:13-16). Tema yang mungkin biasa didengar ini sengaja diambil untuk memaknai perayaan kelahiran Kristus dalam gereja kita untuk menjadikan setiap orang percaya saksi Kristus. Disadari bahwa perayaan Natal seringkali gereja hanya berfokus pada perayaan yang berpusat pada diri dan dalam gedung gereja. Gereja sibuk dengan kepanitiaan dalam menggali dana, menghias gereja dan berfokus kepada acara-acara internal gereja. Jika ada acara untuk diakonia itupun hanya sekadarnya untuk orang miskin dan janda di dalam anggota gereja. Acara-acara demikian tidaklah masalah, namun menghilangkan makna utama dari Natal yaitu keselamatan itu harus disebarluaskan kepada orang di sekitar kita, komunitas di mana gereja berada dan sampai ke daerah-daerah yang belum mendengar kasih Kristus.  Kita harus mengingat proklamasi surgawi yang pertama-tama ditujukan kepada para gembala dan yang saat ini juga untuk kita: “Jangan takut., sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus Tuhan di kota Daud (Lukas 2:10-11).

 

Itu sebabnya, seiring dengan visi Gereja Kemah Injil Indonesia 2016-2021 yaitu “GKII adalah mitra Allah dalam menggenapkan Amanat Agung Yesus Kristus dengan mewujudkan damai sejahtera ke dalam dunia.” Adalah tepat jika momen natal tahun ini kita jadikan momen untuk menjadi saksi yang menerangi dan menggarami dunia. Terang berbicara tentang komitmen untuk mengalahkan kegelapan yaitu berkomitmen untuk hidup kudus dan membenci dosa. Garam adalah gambaran tentang membawa dan memberikan pengaruh nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, bangsa dan negara. Itu sebabnya sub tema dari Natal adalah “Dengan semangat Natal Yesus Kristus kita wujudkan GKII Bangkit untuk menjadi terang dan garam dunia.”

 

Implikasi dari komitmen untuk menjadi terang dan garam bagi dunia ini, maka di hari Natal ini mari kita melakukan beberapa langkah nyata:

 

  1. Dukunglah program Sumatera Siap 2016-2021 di mana kita akan menempatkan tenaga-tenaga baru untuk memulai pelayanan penanaman gereja di sana. Dukungan itu dapat diberikan dalam doa dan dana yang tepat jika ini menjadi komitmen Natal jemaat.
  2. Warga jemaat harus peduli kepada jemaat-jemaat yang sudah tidak aktif ke gereja dan orang-orang yang belum mengenal Tuhan di sekitar kita. Gereja harus bangkit dalam menjadi saksi bagi keluarga dan orang sekitar kita. Jangan puas dengan jumlah yang ada dalam gereja kita, karena gereja harus mengalami pertumbuhan baik kualitas maupun kuantitas.
  3. Gereja lokal harus mengadakan pembaharuan dengan memedulikan anak-anak, remaja dan pemuda. Jangan hanya melakukan kegiatan-kegiatan untuk orang dewasa tapi memberikan perhatian lebih kepada pelayanan generasi penerus ini. Sebelum mereka hilang, kita menggiatkan diri menjangkau mereka. Gereja lokal tidak boleh puas dengan apa yang sudah ada dalam gerejanya.
  4. Setiap gereja lokal harus menjadi gereja pemberi di mana Tuhan tidak memperhitungkan berapa yang kita beri, tapi kita meresponi kasih Tuhan dalam dukungan finansial. Ada banyak gereja-gereja GKII di sekitar kita yang masih berupa pos kecil dan banyak gembala hidup dalam keprihatinan. Mari gereja-gereja yang diberkati agar mengadopsi pos-pos dan gereja-gereja kecil di daerah kita untuk didukung secara finansial dalam masa waktu tertentu. Jangan biarkan persembahan yang ada hanya untuk dana operasional gereja sendiri tapi berbagi untuk saudara kita di pedalaman-pedalaman yang kekurangan.
  5. Mari kita dukunglah STT-STT dan sekolah-sekolah Alkitab dalam lingkup gereja kita. Utuslah anak-anak muda kita ke sekolah Alkitab dan berikan beasiswa. Kita kekurangan banyak tenaga dan banyak gereja-gereja GKII yang tidak memiliki gembala. Isu lain adalah pentingnya pelayanan mentor bagi tamatan STT. Untuk gereja-gereja yang besar, terimalah alumi-alumni kita untuk dimentor dan dilatih sehingga mereka siap pergi ke daerah-daerah pelayanan yang terbengkalai.
  6. GKII harus siap menyukseskan peristiwa politik di negara ini pada tahun 2017 dengan cara mendoakan, memberikan nilai-nilai positif tentang cara berperilaku politik, menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Kita harus terus mendukung pemerintah kita dan mendoakan para wakil rakyat, pemimpin daerah asal GKII agar mereka dapat menjadi terang dan garam bagi dunia di sekitarnya.

 

Kiranya pesan Natal ini dapat kita wujudkan dalam tindakan nyata. Jangan biarkan tema Natal menjadi garam dan terang hanya slogan biasa saja, tapi harus menjadi spirit yang menggerakkan kita untuk bersaksi.

 

Akhir kata, kami atas nama keluarga dan seluruh Badan Pengurus Pusat Gereja Kemah Injil Indonesia menyampaikan Selamat Hari Natal 2016 dan Selamat memasuki Tahun Baru 2017 dengan penuh keberkatan dari Tuhan Yesus. Tuhan memberkati kita semua.

 

 

 

Jakarta, 26 November 2016

Badan Pengurus Pusat

Gereja Kemah Injil Indonesia

Ketua Umum,

Pdt. Dr. Daniel Ronda

Leave a Reply

Close Menu