HATI

HATI

Ditulis oleh: Rio Yotto Uniwaly

Seringkali kita berpikir dalam hati, berbicara dalam hati, bernyanyi dalam hati, merasakan dalam hati, menangis dalam hati, bahkan marah dalam hati, menyimpan segala keluh dan kesah dalam hati, berdoa dalam hati dan melakukan banyak hal dengan hati. Hati ini tidak pernah diam.

Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan. Luar biasa ayat ini. Saya diajarkan untuk menjaga hati. kalau ayat ini bilang hati ini harus dijaga, berarti ada serangan terhadap hati. oleh karena itu hati ini harus benar-benar dijaga.

kisah pertama saat penciptaan yang berhubungan dengan hati adalah saat Hawa melihat buah dari pohon yang menarik hatinya (Kej. 3:6) sehingga ia tergoda untuk memakannya. sehingga menimbulkan dosa dan manusia menjadi terpisah dengan Allah karena dosa.

dan ada satu yang menarik lagi saat saya mencari kata hati di alkitab khususnya di akhir perjanjian baru, di wahyu 18:14 diakhiri juga dengan kata buah yang di inginkan hati .. tetapi buah yang menarik hati tersebut telah lenyap. Kuasa dosa dihancurkan oleh Darah Yesus yang menjadi penebus dosa umat manusia dan menjadi penghubung kembali antara manusia dengan Allah.

pernahkah Anda mendengar suara TUHAN? ini pertanyaan saya untuk Anda. menurut Anda apakah TUHAN berbicara di telingamu?

yang bicara di telingamu adalah ayahmu, ibumu, istrimu, suamimu, anak-anakmu, teman-temanmu.

TUHAN berbicara dalam hati. kenapa? TUHAN itu ROH dan Hati kita adalah Roh kita. Diri kita yang sebenarnya adalah hati kita. Bukan apa yang secara fisik terlihat didepan mata manusia.

1 Samuel 16:7 Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.

Apakah kita cantik, atau kita gagah, itu mungkin menarik bagi mata manusia, tapi tidak bagi TUHAN, karena TUHAN melihat hati. itulah sebabnya saya katakan bahwa diri kita yang sebenarnya adalah Hati kita.

Bahkan tentang Harta/Uang sekalipun, TUHAN berfirman, dimana hartamu berada disitu hatimu berada. bukankah kita tahu dan ingat berapa jumlah uang yang ada di rekening kita?? karena disitulah hati kita berada.(Matius 6:21)
Tetapi TUHAN Yesus ajarkan agar kumpulkanlah bagimu harta disurga karena di bumi ngengat dan karat memakan harta kita.

Kekristenan yang sebenarnya terletak pada Hati. Syahadat kita yang sebenarnya dan seharusnya adalah: jika kamu mengaku dengan mulutmu Yesus Kristus adalah TUHAN dan percaya dalam hatimu Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati maka kamu akan diselamatkan! (Roma 10:9) Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. (Roma 10:10)

Iman bicara tentang Hati. Hati yang percaya. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan (dalam hati) dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. (Ibrani 11:1)

Bacalah pelan-pelan dan dengan penuh perhatian, Roma 10 dari ayat 1 sampai selesai dan kamu akan mendapati di ayat 8 berkata Firman itu (YESUS KRISTUS Firman yang Hidup) dekat kepadamu, yakni didalam mulutmu dan didalam hatimu. itulah kenapa kita selalu disarankan untuk membaca firman TUHAN dan menyimpan Firman TUHAN dalam hati kita.

Amsal 4:20-21 Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu.

Amsal 4:21-22 Simpanlah itu [Firman Allah] di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.

satu ayat Firman TUHAN yang selalu memberkati aku adalah dari Mazmur 66:18 yang berkata, seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah TUHAN tidak mau mendengar.

selama apapun saya dan Anda berdoa, sepanjang apapun doa-doa kita, semalam-malaman, sebulan, setahun, berpuluh-puluh tahun kita berdoa jika ada niat jahat (ada dosa) maka TUHAN tidak akan mendengar. artinya di dengar saja tidak apalagi dijawab.

Dosa adalah masalah hati. apa yang TUHAN Yesus ajarkan tentang perzinahan, jikalau kamu menginginkan seorang perempuan dalam hatimu maka kamu sudah berzinah dengan dia dalam hati … kita berpikir dalam hati berzinah dengan seorang perempuan saja kita sudah berzinah. belum secara fisik berzinah tapi menginginkan dalam hati saja sudah berzinah. ya TUHAN betapa kudus dan sucinya kita orang percaya harus hidup kudus dan suci. Berbahagialah orang yang suci hatinya karena mereka akan melihat Allah (Mat 5:8)

Matius 15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.

Lukas 16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu.

Dalam 1 Yohanes 3:19 berbicara tentang Keyakinan di hadapan Allah.

3:19 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah, 3:20 sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu. 3:21 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah,3:22 dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. 3:23 Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita. 3:24 Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya,  ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.

Markus 12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

Ams 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Kol 3:23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Bagi saya, jika segala sesuatu yang tidak saya lakukan dengan sepenuh hati maka aku berdosa. kalau engkau bersalaman dengan orang lain tapi hatimu menggerutu, engkau tidak tulus hati utk menyapa, lebih baik jangan menyapa, daripada engkau sapa, engkau cium, engkau salami tapi tidak dengan hatimu maka sebaiknya jangan. engkau menyapa saudaramu dengan syalom tapi hatimu bilang brengsek nih orang … maka sebaiknya jangan kau sapa daripada itu mendatangkan dosa bagimu. semua hal-hal kecil sebenarnya yang tidak kamu lakukan dengan hati .. dalam pekerjaanmu, engkau tidak senang mengerjakan dengan hatimu maka pekerjaanmu tidak akan memberkatimu.

lakukan dengan sepenuh hati, dengan segenap hati, dengan keseluruhan hatimu, maka kamu pasti akan beri yang terbaik.

Selamat Natal dan Tahun Baru dan Mari Lakukan dengan Sepenuh Hati seperti untuk TUHAN dan bukan untuk manusia.

TUHAN Yesus memberkati.
Rio Yotto Uniwaly

Leave a Reply

Close Menu